(My) Life is ... Colorful!

Wednesday, June 22, 2005

komunitas bintang-bintang

Semalam tiba-tiba gue -antara direncanakan dan tidak- mencetuskan istilah 'komunitas bintang-bintang' ini. Bukan, ini bukan komunitas para petinggi militer dengan bintang berderet, bukan juga komunitas selebriti yang sering muncul di acara infotainment di tv. Istilah ini -antara direncanakan dan tidak- terectus buat mengklasifikasikan sahabat-sahabat tersayang pada seseorang.

Bintang-bintang sendiri maksudnya... dua buah tanda * yg mengapit kata-kata. Hihihi... gue rasa gue sendiri nggak bisa dengan becus menjelaskannya. Nggak aneh sih, lah wong gue sendiri juga nggak pernah memikirkannya. At least sampe ada orang yg bertanya, "Kenapa kamu suka sekali menggunakan ** kalo lagi sms? Kok bisa? Siapa yg memulainya? Sejak kapan?" dsb. Duh, ini sih jadi pertanyaan ke diri sendiri juga.

Mari gue coba jelaskan kenapa. Hmm... gue rasa ya karena gue suka melakukannya. Karena gue merasa penggunaan ** itu bisa lebih menghidupkan 'pesan' yg mau gue sampaikan. Mengurangi kelemahan tulisan yg tanpa intonasi. Menambahkan sentuhahan personal yg menyenangkan lewat imajinasi.

Kalau gue pengen kasih semangat seorang teman dekat dengan "Hoho... ayo semangat! Loe pasti bisa kok ngelewatinnya". Nah, pesan ini menurut gue bakal terasa lebih menyenangkan kalau ditambah dengan " *lompat2 ala cheerleader* " Itu artinya... gue pengen teman itu tau bahwa gue begitu sungguh2 & pengen bisa melakukan aneka usaha untuk menyemangatinya. Hihihi...

Gue juga pernah dapat sms dari seorang sahabat, isinya "Just wanna let you now... all of your friends here, including me, will always love you"... pesan ini ditutup dengan "*peluk*" dan brarti banget buat gue. Gue jadi bisa mbayangin, bisa tau dan bisa merasa... bahwa kalau saja mereka ada di dpan mata gue, gue bakal dapat pelukan sayang mereka dan pasti bisa merasa lebih lega.

Kalau soal siapa yg memulainya... duh siapa ya? Mungkin Fina ya yg ngajarin kebiasaan ini ke gue? Sekitar tahun 2000 atau 2001 ya? Terus kemudian kok dilala gue selalu ketemu orang2 yg juga suka menggunakan ** itu. Mulai kenalan baru, teman, sahabat, pacar sampai selingkuhan! Dan semua orang ini lah yg kemudian disebut komunitas bintang-bintang saya!

Hihihi... lucu juga mengingat-ingat dan mereka-reka 'kenapa dan bagaimana' dari sesuatu yg buat kita sudah jadi biasa. Bikin jadi selalu inget, betapa gue sayang sama mereka semua.

Sunday, June 19, 2005

pasti lagi mau 'dapet'!

kadang saya berpikir...
saya ini dibuat dari bahan apa saja ya?
begitu unik... kadang ajaib...
senggak-nggaknya begitu yg sering orang bilang tentang saya.
terus... kalo bisa dimakan, apa ya rasanya saya?
pahit? asam? hambar? atau apa?
pasti ada alasan buat semua ini.
alasan kenapa kadang saya merasa begitu sulit untuk disukai.

Friday, June 17, 2005

Sedalam Cintamu

- Indra Lesmana feat. Nania (Indonesian Idol)

Terasa kini pesona mu hadir debarkan hati
Tlah kau datangkan hayal yg terjanji
Di dalam sukmaku
Menuai rinduku

Harum tubuhmu
Buai lelahku
Sirnakan sgala resahku

# Sedalam-dalam cintamu kuselami
Warna warna terindah yg ada di bumi
Terlukis di jiwa tlah membelai kalbu
Sedalam cintamu tercipta untukku

Ketika hati tak kuasa pergi menyepi sendiri
Tlah kau yakinkan setia yg teruji
Di batas waktuku
Menggapai cintaku

Aura hatimu
Sentuh hatiku
Sinari ruang asaku

(repeat #)

Tlah ku sadari
cinta tak berbatas
dalam masa kian bergantiku
ikuti hati dalam bisikan naluri
oooo

Wednesday, June 08, 2005

jujur

semua orang selalu bilang,
Imesh itu bawel dan suka bicara
malah kadang mereka juga bilang,
Imesh itu talk to much,
talkative dan julukan2 lainnya.
terus kenapa kadang buat jujur,
gue susah sekali ya bicara?

yg ada... gue megap-megap,
terus bibir menyong-menyong,
terus mengeluarkan 1-2 huruf
tanpa pernah jadi kalimat yg lengkap.
ditutup dengan membuang nafas lelah,
menukikkan alis dan mengerutkan dahi ini.

pfffiiuufh... ke mana sih Imesh yg galak?
yg bisa menghadapi serangan dari pimred
di rapat redaksi dengan tanggap?
yg bisa cuap-cuap jadi pembicara
di depan puluhan tatapan kagum mahasiswa?
yg bisa melontarkan sederet ide gila
bukti Imesh memang pantas duduk di mejanya?

seperti secuil debu di jalan,
kok ya semua keberanian dan kebawelan gue
bisa ilang begitu saja?

nggak tau harus berkata apa
di hadapan sepasang mata yg baik itu
nggak tau harus menjelaskan apa
pada senyum yg tenang dan hangat itu
dan semakin nggak tau harus bagaimana
waktu dengan singkat dia bertanya: kenapa?

seorang teman
-yg tingkat kebawelannya jauh di bawah gue,
ajaibnya bisa panjang lebar berkata:

"God, Imesh, wake up!
There's no such thing as perfect love.
You have to work on it, and take time.
It's not a matter what you are,
but what you have together."

Damn, she sounds so right.
Tapi terus apa yg sekarang kami punya?

Rrrrrrrrrrrhhhhhh...

Imesh 'capek'.
Imesh bingung.
Imesh perlu diruwat!

Saturday, June 04, 2005

not again

bilamana seorang perempuan tahu
bahwa dia memiliki 'hubungan istimewa'
dengan seorang pria?

apakah bila
seorang pria -entah untuk apa-
dengan sukacita menemuinya,
setidaknya 3x pada 5 hari kerja?

apakah bila
seorang pria -entah bagaimana-
rela menemaninya ke aneka undangan di hari Minggu sampai membeli kandang untuk kucingnya?

apakah bila
seorang pria -entah kenapa-
selalu menggengam tangannya
dan bersentuhan bahu meski mobil yg mereka tumpangi cukup lega?

apakah bila
seorang pria -entah untuk apa-
tidak pernah lupa mengirim sms
'Selamat pagi' atau 'Apa kamu sudah sampai di rumah?'

...

lantas semalam dia berkata,
"Setiap pagi, saya tuh selalu berpikir,
gimana caranya bikin kamu
memulai hari dengan semangat dan ketawa."

heran, kenapa ya dia nggak berkata,
"Setiap pagi, saya tuh selalu berpikir,
gimana caranya bikin kamu
yakin bahwa kita punya
'sebuah hubungan istimewa'."

saya cuma nggak mau lagi
salah sangka.